Penulis: Ika Riani
Pada suatu malam, Aku terdiam menatap keluar kamar “sepi, hampa, dan kerinduan.” Yang kurasakan saat ini jauh dari anak-anak dan orang-orang yang aku sayangi. Disini aku hanya bisa memikirkan sedang apa anak-anakku? Dan disana mungkin mereka pun rindu akan peluk dan kasih dari seorang Ibu.
Hanya anak-anak kuat yang bisa menjalani hidup tanpa ada bimbingan dan kasih sayang dari seorang Ibu di dekat mereka. Aku yakin anak-anakku termasuk bagian anak-anak yang kuat dan hebat. Jauh dari anak-anak itu lebih menyakitkan daripada semua permasalahan yang dihadapi selama ini.
Aku berjanji setelah pulang dari sini “Anak” adalah motivasi yang paling berharga dalam kehidupanku. Membahagiakan mereka adalah tujuan utama diriku setelah pulang dari Lapas ini.